Friday, March 27 2015

Jajaran Pemain yang Diinginkan Kembali ke Pelukan Mantan Klub

\Dalam dunia sepakbola modern seperti ini sangat jarang sekali terlihat pemain yang hanya membela satu tim ataupun klubnya selama beberapa musim. Berbagai macam faktor menyebabkan pemain-pemain tersebut hengkang dari sebuah klub, mulai dari faktor finansial, lapangan, konflik hingga terjadi karena faktor keluarga.

Kendati pemain tersebut telah berpisah dengan klubnya, bukan berarti dia akan melupakan segala macam hubungan dengan mantan klubnya tersebut. terutama untuk hubungan batin. Tak jarang beberapa pemain hengkang dari sebuah klub dan memutuskan untuk kembali ke pelukan mantan klub tersebut lagi.

Hal semacam itu dapat terjadi karena pemain tersebut masih mencintai mantan klubnya itu ataupun bisa juga terjadi karena pemain tersebut tidak mampu melupakan segala macam peristiwa manis ketika berjuang membela mantan klubnya tersebut.

Ada beberapa nama pemain sepakbola yang sebenarnya masih diinginkan untuk kembali ke mantan klub, siapa sajakah mereka? Untuk mengetahuinya silahkan simak ulasan mengenai jajaran pemain yang diinginkan kembali ke pelukan mantan klub berikut ini.

Thiago_Silva___AC_Milan.jpg

1. Thiago Silva – AC Milan

Bek berumur 30 tahun tersebut merupakan sosok yang sangat penting untuk keberhasilan Paris Saint Germain atau PSG saat ini. tanpa adanya Thiago Silva, mungkin pertahanan dari PSG tidak akan sekuat sekarang ini. prestasi yang telah diraih oleh Thiago Silva sangat banyak sekali ketika bersama dengan PSG, salah satunya mampu membawa skuat PSG ke perampat final musim ini. bahkan tak dipungkiri, Thiago Silva dinobatkan menjadi bek terbaik di dunia untuk saat ini.

Thiago Silva meninggalkan AC Milan ke PSG pada tahun 2012 bukan karena keinginnya sendiri. penjualan Thiago Silva dilakukan karena pada tahun tersebut Milan mengalami kekurangan atau krisis dalam finansial klub. Sehingga mengharuskan Thiago Silva dijual ke PSG. Akan tetapi Silva berkata akan kembali suatu saat nanti ke AC Milan.

Luka_Modric___Tottenham.JPG

2. Luka Modric – Tottenham

Luka Modric tampil sangat sensasional kala dia mengenakan seragam klub Tottenham Hotspur. Tidak perlu waktu yang lama baginya untuk menjadi seorang pemain idola di White Hart Line. Akan tetapi pada tahun 2012 lalu. Sinar Luka Modric di Tottenham Hotspur menjadi hilang, hal ini terjadi karena Luka Modric memilih untuk bergabung bersama dengan Real Madrid. Luka Modric hengkang dari Tottenham karena dia ingin merasakan gelar juara dengan meraih trofi bersama dengan klub besar yakni Real Madrid. Melihat kontribusinya yang sangat besar di White Hart Line, tentunya membuat pihak Spurs masih memendam mimpi besar Luka Modric bisa kembali bersinar di Tottenham Hotspurs.

Xabi_Alonso___Liverpool.jpg

3. Xabi Alonso – Liverpool

Xabi Alonso adalah tipe pemain yang dapat bermain di liga manapun. Hal tersebut terbukti dengan bergabungnya Xabi Alonso bersama dengan beberapa klub besar antara lain seperti Liverpool, Real Madrid dan kini bersama dengan Bayer Munich. Pemain asal Spanyol ini mulanya berjuang membela Liverpool, akan tetapi pada tahun 2009 Xabi Alonso memilih untuk bergabung bersama dengan Real Madrid.

Beberapa hari lagi para fans Liverpool bisa melihat kadatangan Xabi Alonso di Anfield walaupun hal tersebut hanya berlangsung selama satu pertandingan saja, akan tetapi tidak menutup kemungkinan pertemuan tersebut akan membuka kembali memori-memori terdahulu ketika Xabi berjuang bersama dengan Liverpool.

Frank_Lampard___Chelsea.jpg

4. Frank Lampard – Chelsea

Meski saat ini Frank Lampard bermain untuk Manchester City, akan tetapi Lampard tetap menjadi legenda yang berasal dari Chelsea, bagaimana tidak, dia adalah salah satunya pemain yang menjadi pencetak gol terbanyak yang berasal dari The Blues atau Chelsea.

Musim depan Frank Lampard akan hijrah ke MLS untuk membela New York City FC, akan tetapi walaupun begitu The Blues tetap menginginkan kembalinya Frank Lampard di Stamford Brigde secepat mungkin. Perasaan yang sama mungkin juga dirasakan oleh Frank Lampard, pasalnya namanya menjadi besar berasal dari Chelsea.

5. Luis Suarez – Liverpool

Siapa yang tidak mengenai Luis Suarez, sosok pemain satu ini sangatlah terkenal saat merumput bersama dengan Barcelona beberapa musim terakhir ini, akan tetapi sebelum merumput bersama Barca, sebenarnya Luis Suarez sempat menyumbangkan banyak sekali kontribusi kepada Liverpool. Hal tersebut terbukti dengan disumbangkannya 31 gol kepada Liverpool, selain jumlah gol tersebut Luis Suarez juga mampu menghantarkan Liverpool sebagai juara Liga Primer untuk kali pertamanya.

Walaupun sekarang sudah menjadi milik Barcelona, akan tetapi keberadaan Luis Suarez di Liverpool sangatlah diidam-idamkan, terlebih melihat aksinya saat ini yang tergolong pemain kelas dunia.

6. Paul Pogba – Manchester United

Sir Alex Ferguson dan Paul Pogba memang terkenal dengan hubungan yang kurang harmonis. Hal inilah yang membuat Paul Pogba hengkang dari Manchester United dan memilih bermain bersama dengan Juventus.

Kini bersama dengan Juventus, Paul Pogba menjelma menjadi sebuah pemain paling mematikan di dunia. tak pelak Manchester United akan berusaha mati-matian untuk memulangkan anak didiknya tersebut yang sekarang sudah berstatus sebagai pemain bintang dunia.

7. Gareth Bale – Tottenham Hotspurs

Gareth Bale terkenal dengan seragam kebesaran Spurs. Bagaimana tidak, pasanya Bale bersinar sangat terang ketika bersama dengan Tottenham Hotspurs. Akan tetapi karena mendapatkan tawaran yang sangat menggiurkan dari Real Madrid, pihak Spurs kemudian melepas begitu saja Gareth Bale.

Hengkangnya Gareth Bale dari Tottenham ke Real Madrid tersebut bukan merupakan keinginan Bale. Walaupun setelah hengkang dia sempat bersinar bersama dengan Real Madrid, akan tetapi untuk musim ini, Gareth Bale mendapatkan banyak sekali tekanan dari beberapa fans Real Madrid, bahkan salah satu fans Madrid sempat membuat sebuah petisi online untuk memulangkan Bale ke White Hart Line secepatnya.

8. Cesc Fabregas – Arsenal

Cesc Fabregas meniti karier pertama kali untuk sepakbolanya bersama dengan Arsenal hingga memiliki nama besar saat ini. bahkan dia sempat menjadi kapten The Gunners (julukan Arsenal). Akan tetapi pada tahun 2011, dia memilih untuk pulang ke London dan bermain bersama dengan Barcelona. Musim panas yang lalu sebenarnya Arsenal memiliki peluang yang sangat besar untuk memulangkan Cesc Fabregas ke Emirates Stadium, akan tetapi Wenger membiarkan hal tersebut berlalu hingga Chelsea mendapatkan pemain berbakat satu ini.

Kendati demikian Cesc Fabregas pernah mengatakan bahwa Arsenal masih ada di hatinya, itu berarti dia ingin pulang ke sisi London bagian utara untuk membela Arsenal.

9. Cristiano Ronaldo – Manchester United

Pemain terbaik sepakbola dunia untuk saat ini yakni Cristiano Ronaldo sangatlah dicintai oleh Setan Merah. Pasalnya Ronaldo meniti karier sepakbola pertama kalinya bersama dengan Manchester United. Akan tetapi dia sekarang ini tenar bersama dengan Real Madrid, walaupun begitu, Ronaldo akan kembali ke Manchester United secepatnya, terlebih saat ini Ronaldo sedang menghadapi konflik besar dengan fans Real Madrid.

Tuesday, March 24 2015

7 Fakta Menarik dan Unik Laga El Clasico

Pertemuan antara kedua tim raksasa akan berlangsung pada Senin (23/3/2015) nanti. Pertandingan bertajuk El Clasico yang mempertemukan antara Real Madrid dan Barcelona, tentunya akan menjadi tontonan yang paliung ditunggu-tunggu oleh masyarakat dunia.

El Clasico selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat pecinta sepakbola diseluruh dunia terjadi karena kedua kesebelasan tersebut, baik Real Madrid ataupun Barcelona, mereka mampu menghadirkan sebuah pertandingan yang berkualitas dengan beberap susunan pemain kelas atas. Pada musim ini tentunya kita semua tahu, baik Real Madrid ataupun Bercelona, mereka sama-sama memiliki pemain penyerang bintang. Di kubu Real Madrid memiliki trio BBC antara lain Benzema, Bale dan Cristiano Ronaldo, tidak kalah dengan Real Madrid. Barcelona juga memiliki trisula andalannya yakni MSN antara lain Messi, Suarez dan Neymar. selain pemain penyerang tersebut, aksi James Rodriguez dan Toni Kroos juga ditunggu-tunggu masyarakat dunia. akan tetapi kemungkinan besar James Rodriguez akan terancam absen, mengingat dia mengalami cidera yang lumayan menganggu.

El Clasico terhitung sebagai laga dengan jumlah penonton yang sangat fantastic. Bahkan menurut purelyfootball, El Clasico mampu menyedot perhatian penonton lebih dari 400 juta diseluruh dunia. maka tak heran El Clasico memiliki jumlah penonton terbanyak setelah laga Semi Final Liga Champions.

Tidak hanya menyajikan pertandingan berkualitas saja antara kedua kesebelasan, akan tetapi laga El Clasico juga memiliki segelintir fakta-fakta unik dan menarik. Apa saja fakta unik El Clasico tersebut? untuk mengetahuinya silahkan simak ulasan berikut ini.

1. Titik Awal El Clasico pertama kalinya terjadi pada 13 Mei 1902. Pertemuan awal hingga sekarang mampu menghasilan gol sebanyak 733 buah gol, tentunya untuk pertemuan pada Senin (23/3/2015) nanti jumlah gol akan semakin banyak dan mampu mencapai nilai fantastik. Jumlah gol tersebut diambil dari catatan antara kedua kesebelasan yang pernah bertemu di laga El Clasico yang sama. Baik Barcelona ataupun Madrid pernah menjadi juara ataupun pecundang pada 733 gol tersebut.

2. Popularitas Laga El Clasico sangatlah ditunggu-tunggu oleh masyarakat dunia dari berbagai macam negara atau daerah. Hal ini terjadi karena baik Real Madrid ataupun Barcelona telah mampu menyajikan pertandingan berkualitas tinggi, mulai dari susunan pemain yang berkelas dunia hingga popularitas kedua tim raksasa tersebut yang mungkin bisa dikatakan berada di dalam hati setiap pecinta sepakbola. Karena popularitasnya yang mendunia inilah, El Clasico mendapatkan banyak sekali perhatian dari masyarakat, mulai dari masyarakat kelas bawah hingga masyarakat kelas atas, semua mendambakan kedua kesebelasan tersebut, sehingga ketika mereka bertemu dalam sebuah laga bertajuk El Clasico, laga ini mampu menyedot perhatian sebanyak 400 juta lebih pasang mata di balik layar televisi mereka. Jumlah tersebut belum nantinya yang meonton secara langsung di stadion.

7_Fakta_Menarik_dan_Unik_Laga_El_Clasico.jpeg

3. Gol, Gol dan Gol Fakta unik selanjutnya adalah terciptanya gol-gol yang menarik antara kedua kesebelasan. Baik Real Madrid ataupun Barcelona ketika bertemu pada laga bertajuk El Clasico, mereka berdua mampu menyajikan beberapa gol-gol cantik yang bersarang di lawan, uniknya El Clasico yang terjadi pada 13 Juni 1943, Real Madrid kala itu mampu membungkam Barcelona dengan skor sangat telak yakni 11-1. Akan tetapi untuk kondisi sekarang, apakah gol tersebut akan terulang lagi? nampaknya gol sebanyak itu untuk keadaan sekarang ini tidak akan bisa terulang lagi, pasalnya Barcelona memiliki seorang penyerang berbakat Messi yang dijadikan ujung tombak untuk mencetak gol ke gawang lawan, begitu pula untuk Real Madrid yang mengandalkan Cristiano Ronaldo untuk membobol ke gawang lawan.

4. Tradisi The Pasillo Salah satu momen yang paling menarik sekaligus unik yang tidak akan ditemukan di laga selain El Clasico adalah adanya tradisi The Pasillo. The Pasillo merupakan tradisi yang dilakukan baik dari Barcelona ataupun Real Madrid untuk memberikan penghormatan terlebih dahulu sebelum El Clasico digelar atau berjalan. Penghormatan ini dilakukan jika salah satu dari mereka telah memenangkan gelar liga, terutama tim yang telah memenangkan gelar La Liga. Sepanjang laga El Clasico dari dahulu hingga sekarang, telah tercatat sebanyak 3 kali momen seperti ini, terakhir diketahui The Pasillo dilakukan oleh Barcelona yang memberikan penghormatan kepada Real Madrid. Tradisi The Pasillo yang terakhir ini dilakukan pada tanggal 7 Mei 2008.

5. Pertarungan Mini Jika kita melihat sekilas pertandingan El Clasico, maka kita akan mengkategorikan hal tersebut sebagai sebuah pertandingan yang sangat besar dan bersejarah. Akan tetapi tahukah, sebenarnya El Clasico jika kita amati secara lebih mendalam, laga ini hanyalah ajang pertarungan mini beberapa bintang lapangan. Untuk tahun ini pertarungan tersebut dilakukan antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Dimana semua perhatian berpusat pada kedua pemain tersebut bukanya pada pertandingan tim secara keseluruhan. Messi kini telah melampaui rekor dari pemain legendaris Madrid yakni Alfredo di Stefano di pentas atau laga El Clasico dengan torehan gol sebanyak 21 gol. Sementara itu untuk Cristiano Ronaldo hanya mengoleksi gol sebanyak 13 buah pada laga El Clasico dari dulu hingga sekarang.

7_Fakta_Menarik_dan_Unik_Laga_El_Clasico1.jpg

6. Bertukar tim Setidaknya tak kurang dari 21 pemain sepakbola pernah membela kedua kesebelasan dalam El Clasico ini, baik kubu Barcelona ataupun Real Madrid. Pemain-pemain tersebut antara lain seperti Bernd Schuster, Gheorghe Hagi, Samuel Eto’o dan Javier Saviola. Bahkan mantan pemain timnas, Luis Figo. Dia pernah mengenekan segaram kedua tim tersebut. Luis Figo memutuskan untuk hijrah dari Barcelona ke Real Madrid pada tahun 2000. Hal inilah menyebabkan kemarahan dari publik Catalan. Sebagai ekspresi kemarahanya tersebut, bahkan salah satu fans Barcelona memberikan hadian kepala babi kepada Luis Figo, kala dia membela Real Madrid pada laga EL Clasico.

7. Hasil pertandingan imbang Walaupun kedua tim notabenya memiliki kekuatan yang sama besar dan terbukti mampu mencetak banyak sekali gol ke gawang lawan, akan tetapi beberapa pertemuan bertajuk El Clasico antara kedua kesebelasan tersebut tak ubahnya hanya mendapatkan skor imbang atau sama. Bahkan tercatat sebanyak tujuh kali pertemuan El Clasico, baik Barcelona ataupun Real Madrid tidak mampu mencetak gol ke gawang lawan. Sehingga skor menjadi kacamata atau imbang. Namun untuk pertandingan El Clasico pada Senin (23/3/2015) nantinya akan mempertemukan trio penyerang dari kedua tim. Untuk Barcelona tentunya akan mengandalkan trio MSN, sedangkan Real Madrid akan mengandalkan kemampuan mencetak gol dari trisula BBC. judi bola online

Itulah beberapa fakta menarik mengenai laga EL Clasico antara Real Madrid dan Barcelona. Kedua tim tersebut memang selalu menyuguhkan pertandingan yang berkulitas, terlebih untuk hari Senin nanti. Kita tunggu saja.

Monday, March 23 2015

5 Faktor Penentu Kemenangan di El Clasico 2015

Pada Senin (23/3/2015) nanti akan digelar pertandingan terbesar sepanjang sejarah, dimana akan mempertemukan antara kedua tim raksasa. Kedua tim tersebut adalah Real Madrid dan Barcelona.

Pertandingan antara Real Madrid dan Bercelona ini selalu ditunggu-tunggu oleh siapa saja, terutama bagi mereka yang memang sangat menyukai salah satu tim tersebut. bahkan pertandingan tersebut memiliki julukan tersendiri yakni El Clasico.

Munculnya julukan El Clasico dimulai sejak 13 Mei 1902, hingga saat ini El Clasico mampu mengemas pertandingan sebanyak 229 kali. Untuk top skor El Clasico sendiri masih dipegang oleh Lionel Messi dengan perolehan gol sebanyak 21 buah. Sedangkan untuk rival abadinya yakni Ronaldo hanya mampu mengemas gol sebanyak 13 gol saja.

Pada pertemuan yang ke-230 ini nanti diprediksi akan berlangsung sangat dramatis dan penuh dengan aksi-aksi seru dari pemain-pemain berbakat, hal ini terjadi karena baik Barcelona ataupun Real Madrid akan menghadirkan pemain penyerang berbakatnya. Hal ini bertujuan agar salah satu tim bisa unggul dalam ajang besar tersebut, setidaknya ada 5 faktor penentu kemenangan salah satu tim di El Clasico, apa saja faktor tersebut? silahkan simai ulasan berikut ini.

5_Faktor_Penentu_Kemenangan_di_El_Clasico_2015_1.jpg

1. Performa Iker Casillas

Iker Casillas adalah penjaga gawang berbakat yang dimiliki oleh Real Madrid. Kiper andalan El Real ini sudah mampu mengantongi tiga gelar Liga Champions. Akan tetapi performa Iker Casillas sempat sering menurun secara drastis, terlebih jika kiper satu ini mendapatkan banyak tekanan yang berat. Karena tekanan inilah Casillas sering melakukan kesalahan fatal yang membuat gawangnya kebobolan, bahkan karena ulahnya inilah gawangnya sendiri dibobol dia sendiri. Entah karena faktor apa Iker Casillas menjadi mengalami penurunan performa ketika menjaga gawang Real Madrid. Akan tetapi disinyalir Casillas masih terbayang dengan sosok Jose Mourinho ketika memegang jabatan sebagai pelatih Real Madrid dahulu. Dimana saat Real Madrid dilatih oleh Jose Mourinho, Iker Casillas jarang berada di lapangan hijau, dia lebih banyak menghangatkan bangku cadangan dari pada menjaga gawang El Real.

Kala itu Jose Mourinho hanya melihat bakat yang dimiliki oleh Diego Lopez. Dimana Jose Mourinho lebih banyak menurunkan Diego Lopez dari pada menurunkan Iker Casillas, hal inilah yang membuat Iker Casillas berada di bawah bayang-bayang Mourinho hingga sekarang, padahal sekarang Jose Mourinho telah pergi dari Santiago Bernabeu, akan tetapi tampaknya Iker Casillas belum mampu menghapus semua ingatan masa lalunya ketika berada di bawah Jose Mourinho, sehingga menyebabkan performa ketika menjaga gawang yang dimiliki Iker Casillas menjadi turun.

2. Performa Lionel Messi

Lionel Messi merupakan penyerang yang berada di ujung tombak dari skuat Los Blaugrana (sebutan Barcelona), tanpa adanya Lionel Messi mungkin Barcelona tidak akan bisa berjaya di laga El Clasico nantinya.

Sejauh ini Lionel Messi telah mampu membawa Barca berada di atas angin, selama bersama dengan Barcelona, Lionel Messi telah mampu mengemas gol sebanyak 32 buah gol dengan 14 assist. Hal inilah yang membuat Messi berperan besar terhadap Barca. Terlebih saat ini Lionel Messi telah ditunjuk sebagai kapten kesebelasan Barcelona, tentunya tanpa adanya sosok Lionel Messi, skuat tim raksasa tersebut tidak akan ada apa-apanya.

Selain menjadi seorang pemimpin atau kapten di skuat tim Barcelona, Lionel Messi juga memiliki peranan yang sangat penting dalam mencetak gol dan memberikan umpan kepada pemain lainya. Dengan penguasaan bola yang baik dan tendangan sempurna dari Messi. Maka performa pemain satu ini akan sangat menentukan kemenangan skuat Barca di laga El Clasico nantinya.

5_Faktor_Penentu_Kemenangan_di_El_Clasico_2015_2.jpg

3. Performa Cristiano Ronaldo

Selain Lionel Messi, di kubu Real Madrid juga terdapat pemain yang sangat berpengaruh pada laga El Clasico nantinya. Pemain tersebut adalah Cristiano Ronaldo. Pemain berjuluk CR7 ini memiliki segudang prestasi membanggakan ketika bermain bersama dengan Real Madrid. Kala merumput bersama dengan Los Blancos, Cristiano Ronaldo mampu mengemas jumlah gol sebanyak 30 gol dan 11 assist. Angka tersebut sebenarnya masih kalah dengan perolehan dari Lionel Messi. Akan tetapi jika dibanding dengan Messi, Ronaldo memiliki penguasaan dan penyelesaikan bola yang sangat bagus.

Dengan adanya hal semacam itu, tentunya performa dari Cristiano Ronaldo akan sangat diperhitungkan ketika nantinya Real Madrid bertandang ke Camp Nou pada Senin (23/3/2015). Jika performa Cristiano Ronaldo nanti tidak bisa maksimal, maka kemenangan akan berada di tangan Barcelona dengan mudah sekali, akan tetapi apabila CR7 mampu menunjukan bakatnya secara maksimal, maka Los Blancos (sebutan Real Madrid) akan berjaya pada laga El Clasico nantinya. agen judi online

4. Performa pemain pendukung

Kita tahu semua bahwa Lionel Messi merupakan jantung permainan yang dimiliki oleh Barcelona, sedangkan Cristiano Ronaldo merupakan alat serang mematikan yang dimiliki oleh Los Blancos, akan tetapi mereka berdua tidak akan bisa bermain secara optimal apabila tidak dilengkapi dengan pemain pendukung.

Di Barcelona, Lionel Messi memiliki rekan duet yang sangat hebat, mereka adalah Luis Suarez dan Neymar. walaupun Suarez beradaptasi dengan sangat lambat bersama dengan Barcelona, akan tetapi sekarang dia mampu menunjukan kualitasnya. Mantan striker asal Liverpool tersebut mampu mencetak tujuh gol dan juga sembilan assist.

Neymar tidak kalah mentereng dari Suarez. Pemain yang berasal dari Brasil tersebut mampu menjadi penyerang mematikan di La Liga. Hal tersebut dibuktikan dengan 17 gol dan empat asist yang telah dikemasnya dengan baik.

Sementara itu rekan Cristiano Ronaldo juga tidak kalah hebat. Ronaldo memiliki rekan duet yang sangat berbahaya untuk Barcelona, mereka adalah Karim Benzema dan Gareth Bale. Akan tetapi akhir-akhir ini, kedua rekan CR7 tersebut mendapatkan banyak kritik dari fansnya. Sebelum laga terakhir melawan Levante 16 Maret lalu. Benzema dan Gareth Bale belum mengemas gol sama sekali dalam kurun waktu delapan pertandingan terakhir. Trio BBC (Benzema, Bale dan Cristiano Ronaldo) diharapkan pelatih Carlo Ancelotti bisa menunjukan performa yang maksimal ketika menghadapi Los Blaugrana.

5. Kondisi pemain

Faktor penentu kemenangan di laga El Clasico 2015 yang terakhir adalah kondisi pemain. Dalam hal ini Real Madrid lebih diuntungkan, karena pemain mereka dapat beristirahat selama 7 hari berturut-turut.

5_Faktor_Penentu_Kemenangan_di_El_Clasico_2015.jpg

Sementara untuk Barcelona, pemain mereka tidak memiliki banyak waktu istirahat setelah melawan Manchester City di Camp Nou pada babak 16 besar Liga Champions 19 Maret silam. karena di pertandingan tersebut, Lionel Messi dan kawan-kawan banyak banyak mengeluarkan tenaga.

Itulah beberapa faktor yang dapat menjadi penentu kemenangan di laga El Clasico yang akan berlangsung pada Senin (23/3/2015) nanti. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. salam ☺